Bab 13 · Matematika Terapan
Eksponen & Akar
Eksponen adalah cara singkat menulis perkalian berulang. Akar adalah kebalikannya. Berdua, mereka menjelaskan kenapa uang di bank (dan virus, dan populasi) bisa tumbuh jauh lebih cepat dari perkiraan intuitif.
KonsepAturan-aturan pangkat
| Aturan | Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| Kali sesama basis | aᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ | 2³×2² = 2⁵ = 32 |
| Bagi sesama basis | aᵐ ÷ aⁿ = aᵐ⁻ⁿ | 2⁵÷2² = 2³ = 8 |
| Pangkat dari pangkat | (aᵐ)ⁿ = aᵐˣⁿ | (2²)³ = 2⁶ = 64 |
| Pangkat nol | a⁰ = 1 | 99⁰ = 1 |
| Pangkat negatif | a⁻ⁿ = 1/aⁿ | 2⁻³ = 1/8 |
Akar — kebalikan pangkat
√64 = 8, karena 8² = 64
Akar pangkat 3 (akar kubik): ∛27 = 3, karena 3³=27
Pertumbuhan eksponensial: bunga majemuk
Ini contoh paling nyata betapa "kecil di awal, raksasa di akhir" adalah sifat eksponen.
Tabungan = Modal × (1 + bunga)^tahun
Rp1.000.000 dengan bunga 10%/tahun, selama 20 tahun:
1.000.000 × (1.1)^20 ≈ Rp6.727.500
Bandingkan dengan bunga TANPA majemuk (linear): hanya jadi Rp3.000.000
Latihan mandiri
1. Sederhanakan: 3⁴ × 3²
2. Berapa nilai √144?
Jawaban 1: 3⁶ = 729
Jawaban 2: 12 (karena 12²=144)
Kode JRGSimulasi bunga majemuk
pub fn main() {
let modal = 1000000.0
let bunga = 0.1
let tahun = 20.0
let hasil = modal * math::pow(1.0 + bunga, tahun)
wok("Setelah 20 tahun: Rp", str::format("{:.2}", hasil))
wok("√144 =", math::sqrt(144.0))
}Setelah 20 tahun: Rp 6727499.95
√144 = 12.0Kuis 1
2⁵ sama dengan...
Tepat! 2×2×2×2×2 = 32.
Ingat, pangkat = perkalian berulang, bukan perkalian dengan pangkatnya.
Kuis 2
(3+4)² hasilnya adalah...
Benar! (3+4)²=7²=49, BUKAN 3²+4².
Hitung dulu isi kurung (3+4=7), baru kuadratkan.
Kuis 3
Berapa nilai 5⁰?
Tepat! Setiap bilangan (kecuali 0) dipangkatkan 0 selalu = 1.
Ini aturan yang wajib dihafal: a⁰=1.