Bab 3 · Aritmatika Dasar
Perkalian & Pembagian
Perkalian adalah "penjumlahan berulang yang dipercepat". Pembagian punya satu konsep tersembunyi yang sangat sering dipakai dalam pemrograman: sisa bagi.
KonsepPerkalian sebagai penjumlahan berulang
Sama seperti penjumlahan, perkalian juga komutatif (a×b=b×a), asosiatif ((a×b)×c=a×(b×c)), dan punya identitas — tapi identitasnya adalah 1, bukan 0, karena a × 1 = a.
Pembagian: hasil bagi vs sisa bagi
Ketika 17 dibagi 5, hasilnya bukan bilangan bulat rapi. Ada dua cara memandangnya:
Sisa bagi (modulo) adalah "apa yang tersisa" setelah dibagi rata sebanyak mungkin. Ini konsep yang akan terus kamu pakai — untuk cek genap/ganjil, membagi giliran, mengatur jam (24 jam berulang), dan banyak lagi.
Latihan mandiri
1. Berapa hasil bagi dan sisa bagi dari 29 ÷ 6?
2. Apakah 234 adalah bilangan genap? Bagaimana cara cek pakai modulo?
Kode JRGOperator % untuk cek genap-ganjil
Di JRG (seperti kebanyakan bahasa pemrograman), simbol modulo adalah %. Ini salah satu operator paling sering dipakai — jauh lebih sering daripada kelihatannya di kelas matematika.
fn cekGenap(n: int) -> bool {
return n % 2 == 0
}
pub fn main() {
let angka = 234
let hasilBagi = angka / 6
let sisaBagi = angka % 6
wok(angka, "/ 6 = ", hasilBagi, "sisa", sisaBagi)
wok("Apakah genap?", cekGenap(angka))
}234 / 6 = 39 sisa 0
Apakah genap? trueKuis 1
Berapa hasil dari 22 mod 7?
Tepat! 7×3=21, sisanya 22−21=1.
Coba lagi — 7 masuk ke 22 berapa kali, dan berapa sisanya?
Kuis 2
Kenapa 9 × 6 = 54 bisa dihitung cepat sebagai "5, 4"?
Benar, itu pola trik kali 9 yang konsisten untuk 1–10.
Lihat lagi rumusnya di bagian trik kali 9 di atas.
Kuis 3
Apa yang terjadi kalau kita membagi dengan 0?
Tepat! Pembagian dengan nol tidak punya jawaban matematis yang sah.
Belum tepat — baca kembali callout "Kesalahan umum" di atas.