Bab 6 · Konsep Lanjutan
Pecahan & Desimal
Pecahan dan desimal adalah dua "bahasa" berbeda untuk hal yang sama: bagian dari satu keseluruhan. Menguasai cara berpindah antara keduanya membuat banyak soal jadi jauh lebih fleksibel.
KonsepAnatomi pecahan
Pecahan 34 dibaca "tiga per empat" — artinya sesuatu dibagi jadi 4 bagian sama besar (penyebut), dan kita mengambil 3 bagian (pembilang).
Dari pecahan ke desimal, dan sebaliknya
Menjumlahkan pecahan berbeda penyebut
Ini bagian yang paling sering salah: pecahan HANYA bisa langsung dijumlah kalau penyebutnya sama. Kalau beda, samakan dulu penyebutnya (pakai KPK).
Latihan mandiri
1. Ubah 5/8 menjadi desimal.
2. Sederhanakan pecahan 18/24.
3. Hitung: 2/3 + 1/6
Kode JRGPembulatan angka desimal
Komputer menyimpan float dengan presisi terbatas, jadi hasil pembagian sering perlu dibulatkan supaya rapi ditampilkan. JRG menyediakan math::round(), math::floor() (selalu ke bawah), dan math::ceil() (selalu ke atas).
pub fn main() {
let pecahan = 5.0 / 8.0
wok("5/8 sebagai desimal:", pecahan)
wok("round:", math::round(0.625), "→ as int:", math::round(0.625) as int)
wok("floor:", math::floor(0.625) as int)
wok("ceil:", math::ceil(0.625) as int)
}5/8 sebagai desimal: 0.625
round: 1.0 → as int: 1
floor: 0
ceil: 1Kuis 1
3/5 jika diubah ke desimal menjadi...
Tepat! 3 ÷ 5 = 0.6
Coba bagi langsung: 3 ÷ 5 = ?
Kuis 2
1/4 + 1/4 sama dengan...
Benar! 2/4 disederhanakan (dibagi FPB=2) jadi 1/2.
2/8 salah menghitung penyebut — penyebut sudah sama (4), cukup jumlahkan pembilangnya saja.
Kuis 3
Fungsi mana yang SELALU membulatkan ke bawah?
Tepat! floor() selalu ke bawah, ceil() selalu ke atas, round() ke yang terdekat.
Ingat: "floor" = lantai (bawah), "ceil" = langit-langit/ceiling (atas).